Kamis, 05 Mei 2011

5 Langkah Mengetahui Sumber Produk Minimarket

DE BISNIS: Bagi pemilik Toko atau Mini Market, sumber produk yang di jual adalah rahasia tersendiri. Sementara bagi orang yang ingin memulai bisnis ini sangat memerlukan informasi ini. Namun jangan kawatir kali ini saya akan memberikan 5 langkah yang harus dilakukan untuk mengetahui sumber produk-produk yang akan Anda jual di dalam mini market nanti.

Supaya bisa dikatakan sebagai toko atau mini market, tentu saja harus ada produk atau barang di dalam sebuah bangunan tersebut. Akan tetapi bagi orang yang baru memulai bisnis ini, tidak gampang untuk mengetahui sumber-sumber barang tersebut. Para pelaku bisnis ini menempatkannya sebagai rahasia tersendiri.
Secara umum bisa aja dikatakan ‘ya..dari agent atau penyalur donk!’ Akan tetapi coba Anda bertanya lagi dimana alamat agen-agen tersebut ? Bingung alias tidak tahu kan! Apa lagi tidak ada orang yang akan memberi daftar para agen lengkap dengan alamatnya plus nomor telponnya untuk Anda.
Berkisah mengenai hal ini saya ingat pengalaman yang pernah saya alami.
Sekitar tahun 2003, saya telah “terusir” dari kios dalam rumah sakit yang selama itu menjadi saksi bisu kegiatan usaha. Belum sempat berpamitan dengan baik-baik, datang si “boss’ meminta kunci kios tersebut. Rupanya mereka ingin cepat-cepat memanfaatkan peluang yang selama ini saya nikmati. Dengan rasa senang saya berikan kunci tersebut.
Tidak berselang lama, datang si “boss ke 2” meminta alamat para penyalur lengkap dengan nomor telephone-nya. Maka dengan senang hati saya menjawab…”Maaf! kalau yang satu ini tidak bisa saya berikan. Silahkan Anda berjuang mencari sendiri!”
Pengalaman saya, untuk bisa mendapatkan sumber produk tersebut saya harus melakukan 5 langkah seperti ini:
  1. Mengingat, bahkan mencatat dalam daftar panjang nama-nama teman-sahabat-relasi saya selama ini. Setelah itu barulah saya memilah daftar tersebut berdasarkan pekerjaan atau aktifitas mereka. Tanpa saya sadari dapatkan beberapa orang yang pernah dan sedang bergelut dengan dunia marketing / sales. Mereka-mereka itulah yang menjadi sumber informasi saya.
  2. Mencoba memanfaatkan buku telpon atau yellow pages kata orang. Sebenarnya buku tersebut lumayan lengkap karena telah dikelompok-kan nomor telephone berdasarkan jenis bisnis yang sedang berlangsung di daerah tersebut.
  3. Mendatangi pusat-pusat perbelanjaan. Ada dua tempat besar yang pernah saya datang yakni Mall dan Pasar tradisional. Sebenarnya disini berkumpul berbagai agen atau penyalur barang. Anda bisa perhatikan mobil-mobil pengantar barang yang berjejer di sekitar lokasi tersebut. Anda bisa mendatangi mereka satu persatu untuk menanyakan jenis barang dan alamat mereka masing2.
  4. Mendatangi lokasi pergudangan. Rata-rata peraturan daerah sekarang mengatur tentang lokasi penyimpanan barang alias gudang. Jadi kebanyakan para agen atau penyalur barang berkumpul di suatu lokasi yang di sebut pergudangan.
  5. Memanfaatkan sales. Cara ini cocok bagi Anda yang telah berhasil membuka toko atau mini marketnya. Tentu saja akan mendapatkan sumber barang dengan gampang melalui para tenaga penjualan yang mendatang toko. Bisa ditanyakan sumber barang-barang tertentu. Dan mereka biasanya kalau bukan barang kompetitor akan berusaha menghubungkan kita dengan penyalur yang terkait.
Okey, tentunya sakarang Anda tidak perlu bingung tentang, dari mana barang-barang-nya karena cukup melakukan bertanya kepada rekan yang bergerak dibidang marketing sejenis, memanfaatkan buku telpon, mendatang pusat-pusat perbelanjaan, mendatang lokasi pergudangan, terak hir manfaatkan tenaga sales yang mendatangi toko anda.
Jadi sebenarnya banyak cara  untuk bisa mengetahui sumber barang-barang yang akan di jual di toko atau mini market Anda nantinya. Salah banyak-nya yang saya ungkapkan melalui 5 langkah mengetahui Sumber Produk Mini Market ini.
Mungkin anda masih punya teknik lain ?
Selamat mencari tahu

Persiapan Mendirikan Minimarket

Untuk mendirikan Toko Klontongan atau Mini Market, kita harus mengetahui beberapa Persiapan awal yang harus dipelajari terlebih dahulu, sehingga ide bisnis toko yang akan di jalankan bisa berjalan dengan sukses kelak.
Saya ingat betul apa yang terjadi dulu ketika pertama kali memiliki ide merintis usaha toko saya. Tidak ada yang membimbing, semua saya jalankan berdasarkan beberapa teori managemen yang pernah saya pelajari dibangku sekolah serta beberapa buku yang menjadi bacaan.
Namun yang jelas, kalau ingin mendirikan atau membuka usaha ini ada beberapa hal yang perlu di dalami untuk dipahami sebelumnya
  1. Alasan kita mau menjalankan usaha toko. Bagi kebanyakan orang , menganggap bahwa bisnis ini mudah dan enjoy saja. Perlu diingat bahwa bisnis mini market, adalah sebuah bisnis yang penuh tantangan, karena konsep dagang yang sukses adalah jual jasa. Jasa pengadaan kebutuhan hidup konsumen. Jadi sangat penting penciptakan alasan yang kuat dan jelas dalam berbisnis
  2. Kenali kemampuan pribadi. Baik bakat atau minat harus kita tumbuh kembangkan. Disamping itu jangan lupa mencari tahu kekuatan modal yang kita miliki, baik modal uang atau non uang
  3. Lokasi yang berpotensi. Untuk hal ini tidak gampang untuk menetapkan sebuah lokasi yang sesuai dan berprospek untuk membuka bisnis ini. Tapi bisa dipelajari dengan menggunakan ungkapan kebanyakan orang tentang lokasi yang strategis.
  4. Pelajari situasi lingkungan. Dengan mencari tahu dan memahami lingkungan yang bakal tempat usaha, niscahya akan sanga membantu dalam meprediksi kemampuan bisnis mendatangkan profi.
  5. Sumber produk. Jauh-jauh hari ada baiknya dicari tahu tentang sumber barang-barang yang akan dijual. Jangan seperti saya dulu setelah usaha berjalan baru mencari tahu.
  6. Mempersatukan persepsi bisnis dengan keluarga. Tidak jarang orang terdekat kita yang menjadi penghalang kesuksesan bisnis yang kita jalankan. Sebenarnya karena kurang komunikasi saja
Dengan mencari tahu tentang ke enam hal tersebut diatas maka proses membuka toko sebagai bisnis akan menjadi terasa lebih mudah dan praktis

Alasan Mendirikan Minimarket

Dalam melakukan segala sesuatu pasti ada alasan yang mendorong atau memotivasi. Demikian pula kalau ingin terjun di bisnis mini market, kita harus memiliki sebuah alasan yang tepat dan jelas, kenapa mau mendirikan bisnis mini market. Meskipun kita sudah melakukan persiapan awal akan terasa kurang kekuatan yang ada apa bila hal ini dilupakan.
Dulu ketika saya memulai berbisnis toko, terus terang tidak pernah terpikir akan satu hal ini. Yang penting saya ingin memperoleh jalur khusus dimana tidak perlu lagi terganggu oleh perintah orang lain sebagaimana layaknya bekerja pada orang lain.
Tapi kini setelah menelaah ternyata ada beberapa alasan yang cukup layak untuk mempertimbangkan bisnis mini market sebagai salah satu pilihan.
  • Liquiditas bisnis sangat bagus. Bisnis ini merambah end user dengan perputaran uang cash yang tinggi.  Dengan kondisi tersebut tentu saja harapan hidup bisnis akan lebih terjamin karena akan selalu dibutuhkan kehadirannya oleh konsumen serta di dukung kondisi keuangan yang sehat tentunya.
  • Margin keuntungan yang sangat bisa diharapkan berkisar antara 7-15 persen dari omzet. Bayangkan dengan return yang kita peroleh dari bank-bank konvensional sekarang ini. Apa yang bisa diharapkan dengan 3% atau 5% setahun, ditambah dengan minimal saldo yang mengikat.
Dalam praktek sehari-hari saya bisa meraup keuntungan 9% dari omzet penjualan. Meski demikian saya punya keyakinan bahwa bisnis ini bisa memberikan tingkat keuntungan berkisar antara 7% sampai dengan 15% dari penjualan.
Bukan sebuah rahasia lagi kalau dua faktor tersebut diatas sering menjadi motor penggerak seseorang melakukan bisnisnya. Dengan mengetahui tingkat liquiditas sebuah bisnis, maka seseorang bisa memprediksi kelangsungan hidup bisnis yang akan dilakukannya.
Meski saya tempatkan sebagai faktor kedua, namun sebenarnya kemampuan sebuah bisnis mendatangkan profit sering menjadi alasan pertama seseorang. Berapa untungnya? Besar nggak hasilnya? itulah pertanyaan yang sering terlontar dari mulut kita kalau melakukan sesuatu yang berkaitan dengan bisnis. Lumrah and normal adanya. Jadi sangat penting diketahui tingkat margin keuntungan yang bisa dipetik dari bisnis yang akan dilakukan.
Untuk bisa tetap eksis suatu bisnis harus bisa mendatangkan keuntungan. Jadi sebelum melakukan atau terjun di bidang tersebut tanyakanlah kemampuan bisnis tersebut dalam menghasilkan profit bagi kita. Minimal break event point-lah baruhlah memikirkan ada kemungkinan over tidak.
Masing-masing orang bisa memiliki alasan yang berbagai macam sehingga berbeda-beda pendapat. Semua toh kembali kepada situasi dan kondisi pada saat ingin action. Akan tetapi saya sangat menggaris bawahi bahwa tingkat liquiditas dan kemampuan sebuah bisnis mendatangkan keuntungan sangat penting untuk dipertimbangkan lebih awal sebelum melaksanakan sebuah rencana bisnis terutama dalam keinginan mendirikan mini market.

Rabu, 04 Mei 2011

Sarungan tapi penghasilan menggiurkan

Last Updated on Monday, 2 May 2011 09:56 Written by Pakde Cholik Tuesday, 3 May 2011 04:00
Kemarin siang sekitar pukul 2.46 Wib saya menerima email dari seorang sahabat yang nadanya bertanya dan sekaligus minta tips tentang bisnis online. Dibawah ini saya cuplikkan isi email tersebut.
Pakdhe aku mau tanya nech…..kalo ngga salah Kang …… kan sampai resign dari kantornya demi untuk konsentrasi ke bisnis onlinenya…kalo boleh tau bisnis onlinenya apa sech? apa penghasilan dr bisnis onlinenya ini melebihi gajinya sampai dia berani ambil keputusan seperti itu?? Apa yang orang2 bilang bahwa bisa menghasilkan uang banyak tanpa keluar rumah itu benar pakdhe? Kalo boleh tau kisaran penghasilannya berapa?
Sudikah kiranya Pakdhe memberikan tips-tips untuk kami, supaya bisa menghasilkan dollar yang bunyinya cring-cring itu heheheh………..
Saya sudah memberikan jawaban secara singkat , namun agar para sahabat yang lain juga mengetahui walau sedikit tentang bisnis online tersebut maka secara garis besar akan saya berikan gambaran tentang apa yang saya lakukan sehingga walaupun belum begitu banyak tetapi sudah menghasilkan cring..cring..cring. Inilah point-pointnya.
.
1. Apakah benar bahwa kita bisa menghasilkan uang banyak tanpa keluar rumah.
Apa yang dbilang orang diatas benar adanya karena saya telah membuktikannya. Tanggal 1 Mei kemarin gaji saya sudah dikirim oleh pengelola Google adsense melalui Wstern Union. Gambar dibawah ini adalah  payment history yang saya ambil dari akun google adsense saya. Sebagai peserta adsense pemula saya menerima 144.79USD. Tetapi dluar sana sudah banyak blogger yang mendapat penghasilan ribuan USD, tentu melalui perjuangan panjang,kesabaran,ketekunan dan kerja keras.
Payment history.
2. Setelah mengikuti program Google adsense apakah dolar akan mengalir grojog…grojog..grojog ke kantong kita ?
Mimpi !! Tidak, khususnya untuk saya pribadi. Harap sahabat ketahui, bulan Desember 2010 saya baru mendapat 5 USD. Kemduian meningkat sedikit demi sedikit.
- Januari 2011 – 18.15 USD
- Februari 2011 – 44.78 USD
- Maret 2011 – 76.78 USD, dan
- April 2011 – 233 USD (akan dibayar bulan Mei 2011 – jika tidak aha perubahan)
Tentu diluar sana, para master, peningkatan penghasilannya lebih cepat dan lebih besar. Tetapi saya yakin semuanya diawali dari yang kecil.
3. Apakah penghasilan diatas berasal dari satu blog ?
Awalnya saya hanya mempunyai satu blog yaitu blog berbahasa Indonesia. Kemudian artikelnya saya trash semua dan diganti dengan artikel berbahasa Inggris untuk selanjutnya diikutkan dalam program adsense. Saya bukan jagoan bahasa Inggris tetapi saya bisa memafaatkan alat yang bisa merubah draft bahasa Indonesia menjadi bahasa Inggris. Dia adalah Google translator. Hanya saja hasil terjemahan google itu perlu diotak-atik dan diatur agar agak enak dibaca dan agak benar.
Karena saya ingin cepat dapat dolar agak banyak, maka saya membuat blog-blog baru baik membeli domain baru dan membuat  blog baru sama sekali maupun membeli blog yang sudah jadi dari sahabat.
Sebagai gambaran saya mempunya 4 blog iklan lowongan kerja, 4 blog toko online berafiliasi dengan amazon.com ( hasilnya belum menggembirakan), 1 blog khusus untuk menulis review, dan 10 blog adsense. Blog adsense belum semuanya menghasilkan karena masih relatif baru. Total ada 19 blog yang gunakan untuk mencari uang laki-laki. Ini adalah investasi jangka panjang. Disinilah kesabaran, ketekunan dan kerja keras diperlukan.
4. Apakah dengan hanya 1 blog bisa menghasilkan dolar banyak ?
Bisa dengan ayarat blog itu PRnya agak tinggi, minimal PR 3 ,  kontennya selalu unik dan fresh, trafficnya banyak, penempatan iklan yang yahud, penggunaan keyword yang nge joss, dan blog selalu dioptimasi (SEO)  serta dipromosikan secara online dan offline  sehingga selalu berada pada posisi ngetop di Google. Ini juga perlu kerja keras dan keahlian tertentu.
5. Selain program adsense, apalagi yang bisa menghasilkan dolar.
Banyak,  antara Lain :
1. Paid review, kita menulis sebuah review yang ditugasi oleh sebuah situs. misalnya blogvertise, buyblogreview,sponsored reviewsdll. Sekali review ada yang dibayar 10-20$ ada juga yang eceran antara 3-5 dolar dan ada juga yang lebih besar.
2. Program Affiliasi,.
3. Jualan link
dll.
6. Ternyata untuk mendapatkan dolar juga perlu modal ya pakde ?
Benar sekali. Kita juga perlu keluar biaya antara lain untuk
a. Membeli domain.
b. Sewa hosting
c. Membeli buku-buku tentang bisnis online.
d. Jika kita merasa mengalami kesulitan, kita bisa juga minta bantuan sahabat yang bergerak dalam jasa pengurusan akun,membuat blog, dll.  Fee untuk jasa ini tak terlalu mahal kok.
.
Itulah sahabat garis besar pengalaman saya dalam mengikuti program bisnis online.
Kita tak perlu bermacet ria dijalan raya. Dirumah dengan sarungan tapi penghasilan menggiurkan juga bukan hil yang mustahal. Asaaaaaaaal….kerja keras, tekun,sabar dan tak putus-putus berdoa.
Bagi sahabat yang ingin menambahkan kisah pengalamannya  tentang bisnis online  dan menambah tips dan tricks dipersilahkan lho.
Semoga bermanfaat.
Salam hangat.

Hamid Mir: Usamah Bin Ladin yang Saya Kenal

Rabu, 04/05/2011 11:50 WIB | "Saya anak dari seorang ayah yang kaya raya , saya bisa menghabiskan hidup saya dalam kemewahan di Eropa dan Amerika, seperti banyak orang Saudi kaya lainnya. Tapi, saya lebih memilih mengangkat senjata dan pergi ke pegunungan Afghanistan. Apakah kepentingan pribadi yang mendorong saya untuk menghabiskan setiap detik kehidupan saya dalam bayang-bayang kematian? Tidak! Saya hanya melaksanakan kewajiban agama dengan melancarkan jihad melawan mereka yang menyerang umat Islam. Tidak masalah jika saya mati dalam memenuhi tanggung jawab ini, kematian saya dan kematian orang lain seperti saya, suatu hari akan membangkitkan jutaan Muslim dari sikap apatis".
Itulah kata-kata yang dilontarkan Usamah bin Ladin pada Hamid Mir, wartawan Geo TV, saat ia mewawancarai pemimpin jaringan Al-Qaida itu pada suatu pagi di bulan Maret 1997, di sebuah gua di kawasan pegunungan Tora Bora, sebelah timur Afghanistan.
Mir adalah wartawan Pakistan pertama yang mewawancari Bin Ladin. Setelah wawancara pertama, Mir sempat dua kali mewawancarai Bin Ladin lagi. Pertemuan keduanya dengan Bin Ladin, pada bulan Mei 1998 di sebuah tempat persembunyian dekat Bandara Kandahar. Dalam perbincangan yang berlangsung berjam-jam, Bin Ladin, kata Mir, kembali berulang-ulang mengatakan tentang kemungkinan ia akan mati.
"Ya, saya tahu, musuh-musuh saya sangat kuat. Tapi saya ingin meyakinkan Anda, mereka bisa membunuh saya, namun mereka tidak akan bisa menangkap saya hidup-hidup," ungkap Mir menirukan perkataan Bin Ladin, dalam artikel yang ditulis Mir di situs harian The News berjudul "Usamah Bin Ladin yang Saya Kenal."
Pertemuan ketiga Mir dengan Usamah Bin Ladin, setelah peristiwa serangan 11 September 2001. Mir mengatakan, beberapa jam setelah serangan itu, ia menerima pesan dari Bin Ladin yang isinya memuji mereka yang melakukan serangan tersebut. Tapi, kata Mir, Bin Ladin tidak pernah mau menyatakan bertanggung jawab atas peristiwa Black September itu. Untuk mencari tahu jawabannya, Mir kembali berusaha menemui Bin Ladin. Ia melakukan perjalanan beresiko ke Afghanistan pada November 2001, karena pada saat itu, pesawat-pesawat tempur militer AS sedang menggempur Al-Qaida dan Taliban mulai dari Jalalabad sampai Kabul.
Beruntung, Mir berhasil menemui Bin Ladin pada suatu pagi, tanggal 8 November 2001. Ia menjadi wartawan pertama dan terakhir mewawancari Bin Ladin pascaserangan 11 September. Mir mengungkapkan, Bin Ladin menyambutnya dengan senyuman dan mengatakan, "Terakhir kali saya bilang pada Anda bahwa musuh-musuh saya bisa membunuh saya, tapi mereka tidak akan bisa menangkap saya hidup-hidup, saya (sekarang) masih hidup."
Setelah wawancara, Bin Ladin lagi-lagi berkata pada Mir, "Ingat ucapan saya, Hamid Mir, mereka bisa membunuh saya kapan saja, tapi mereka tidak akan bisa menangkap saya dalam kondisi hidup; mereka bisa mengklaim kemenangan, hanya jika mereka bisa menangkap saya hidup-hidup. Tapi jika mereka hanya membawa jenazah saya, berarti mereka kalah. Perang terhadap Amerika tidak akan berakhir, bahkan setelah saya mati. Saya akan tetap melawan sampai peluru terakhir di senjata saya, mati syahid adalah impian terbesar saya dan kematian saya akan melahirkan lebih banyak Usamah Bin Ladin."
Jika klaim AS saat ini, bahwa mereka berhasil membunuh Usamah Bin Ladin, benar. Maka Bin Ladin memenuhi janjinya. "Ia tidak pernah menyerah. Amerika bisa saja mempermalukanya (Bin Ladin) seperti mereka memperlakukan Saddam Hussein, tapi para pendukung Bin Ladin puas karena pemimpin mereka tidak bisa ditangkap dalam kondisi hidup," tulis Mir.
Dalam tulisannya, Mir menceritakan pengalaman saat mewawancarai Bin Ladin di Kabul. "Saya tidak diizinkan menggunakan kamera untuk mengambil fotonya. Salah satu anak lelakinya, Abdul Rahman, yang mengambil foto saya bersama Dr. Ayman Al-Zawahri (orang penting kedua di Al-Qaida, setelah Bin Ladin). Abdul Rahman menggunakan kameranya sendiri, dan memberikan filmnya pada saya," ungkap Mir.
Ia juga masih mengingat perbincangan sambil minum teh, dengan Bin Ladin dan Dr. Zawahri setelah melakukan wawancara. "Bin Ladin mengingatkan saya, bahwa ini adalah wawancara ketiga saya dengannya. Dia memberitahu bahwa saya membuat beberapa kesalahan terjemahan dalam artikel yang saya tulis setelah wawancara pertama tahun 1997, tapi Bin Ladin bilang bahwa ia tidak menemukan bukti adanya kekeliruan. Ia berharap saya tidak keliru menafsirkan dirinya," tulis Mir.
Ia juga menceritakan, ada lebih dari 20 pemimpin Al-Qaida yang ikut berkumpul di ruang kecil tempat ia, Bin Ladin dan Zawahri minum teh saat itu. "Perbincangan hari itu membuktikan bahwa sebagian besar mereka berpandangan bahwa Aliansi Utara dukungan AS yang sedang bergerak ke Kabul, mendapat dukungan dari Jenderal Pervez Musharraf (presiden Pakistan kala itu), yang telah menyediakan tempat untuk basis angkatan udara AS di Pakistan," ujar Mir.
Hampir Tertangkap Pasukan Inggris
Mir juga mengungkapkan bahwa Usamah Bin Ladin pernah terkepung pasukan Inggris di Helmand, selatan Afghanistan pada tahun 2004. Sumber-sumber diplomatik menyebutkan bahwa pasukan Inggris sudah dalam posisi hampir bisa menangkap Bin Ladin hidup atau mati. Tapi, setelah hampir satu hari penuh terkepung, Bin Ladin dilaporkan berhasil meloloskan diri.
Keterangan dari sumber-sumber Taliban di Helmand mengatakan, nyaris terjadi baku tembak antara Bin Ladin dan pasukan Inggris. Bin Ladin ingin berada di garis depan, tapi dicegah oleh salah satu pemimpin Al-Qaida lainnya, Abu Hamza Al-Jazeeri. Bin Ladin marah dan sempat terjadi "perang" mulut. Namun Abu Hamza berhasil meyakinkan Bin Ladin agar mau meloloskan diri.
Bin Ladin, Abu Hamza dan beberapa pejuang Al-Qaida lainnya berhasil meloloskan diri di bawah gempuran pasukan Inggris. Sempat tersiar rumor bahwa Bin Ladin memerintahkan pengawalnya untuk menembak dirinya jika ia tertangkap. Tapi rumor itu dibantah Al-Qaida. Sumber-sumber di Al-Qaida mengatakan bahwa Bin Ladin tidak percaya pada tindakan bunuh diri, Bin Ladin lebih memilih mati dalam pertempuran melawan musuh sampai titik darah penghabisan.
Mir yang juga menulis biografi Usamah bin Ladin mengungkapkan, setelah berhasil lolos dari pasukan Inggris, Bin Ladin lebih berhati-hati. Ia tidak lagi bergerak di dalam wilayah Afghanistan. Ia pindah ke kawasan pegunungan terpencil di wilayah Pakistan dan hidup di gua-gua.
"Usamah Bin Ladin sudah mati. Kalau AS tidak juga meninggalkan Afghanistan setelah kematian Bin Ladin, maka perang tidak akan segera berakhir dan dunia akan tetap menjadi tempat yang tidak aman," kata Mir mengakhiri tulisannya.
Karena beberapa kali mewawancari Bin Ladin, Presiden Pakistan Pervez Musharraf menuduh Mir sebagai simpatisan Al-Qaida. (ln/TheNews)

Selasa, 03 Mei 2011

Menjadi Juragan Kambing

Oleh : Agus Ali
Kamis, 11 Desember 2008 16:22 WIB
Melalui PT. Harmonia Saga Makmur (HSM), dia mengembangkan Aqiqah Center, pusat penjualan kambing untuk keperluan akikah (perayaan setelah kelahiran bayi dengan mencukur rambut dan member nama).
Lucu? tunggu dulu, jangan sepelekan bisnisnya. Boleh dibilang. kini Andrilah pengusaha kambing terbesar di Jabotabek. Saat Idul Adha, setidaknya 2500 ekor kambing bisa dijualnya, dia juga cerdik: sukses menggandeng 15 rumah sakit di Jabotabek (di antaranya Hermina, Sari Asih dan Insani), untuk menyediakan kambing akikah buat pasien yang membutuhkan, juga, memasok beberapa pasar (100 ekor/hari) dan menjadi penyelanggara akikah missal untuk korporat. MInyak Telon Cap Lang sebut saja, pernah menunjukHSM sebagai pelaksana untuk akikah 200 ekor kambing.
Tak ada sesuatu yang datang begitu saja. Andri mulai belajar bisnis ketika kuliah, semasa di ITB. Dia pernah membuka usaha rental komputer dan setelah lulus berjualan buah-buahan di Tanah Tinggi, Jakarta . Mantan manajer pemasaran di perusahaan distribusi komputer ini sejak awal memang tertarik dengan dunia wirausaha. Pada 2004 bersama teman-temannya dia mendirikan lembaga incubator bisnis bersama Lembaga Pengelolahan, Pembinaan dan Pengembangan Wirausaha (LP3W) Harmonia. Kegitatannya: menyelenggarakan seminar kewirausahaan. Lembaga ini sempat juga menjual berbagai produk elekronik seperti digital printing, telepon seluler dan panel lisrik.
Namun, kelahiran Jakarta 1972 ini akhirnya berkesimpulan bahwa berbisnis mesti fokusdan tidak harus dibidang High tech. Dia pun lalu memilih usaha pinggir jalan: bisnis kambing Dengan harapan kami bisa membuat contoh  usaha bisnis kambing yang berhasil dan kemudian mengangkat gengsi dan taraf hidup peternak kambing, ujar Andri yang memulai bisnis kambing pada Februari 2006 dengan modal awal Rp 15 juta, dialokasikan untuk menyewa tempat, membangun kandang dan membeli beberapa ekor kambing.
Awalnya Andri mengarap pesanan musiman seprti Idul Adha. Lalu, berlanjut ke momen yang datengnya bisa kapan saja, seperti akikah. Untuk promosi, dia memasang banner mini di pohon-pohon, member voucer diskon akikah sebagai cendramata pernikahaan, hingga mendekati berbagai rumah sakit dan bidan. Waktu itu belum ada yang melakukan pendekatan ke kalangan rumah sakit. Pihak rumah sakit memberi informasi ketika pasien akan membuat akte kelahiran.
Bisnis kambing itu rupanya berjalan baik. Apalagi , setelah dia mendapatkan suntikan modal dari mitra investor, khususnya Muriatno Albaro dan Affendi Arsyad besan pemilik masjid kubah emas Depok, Dian Almahri. Setelah setahun berjalan, Andri pun mendirikan CV Harmonia Adil Mandiri dan belum lama ini diubah menjadi HSM. Omsetnya?
Kini HSM per tahun mencapai Rp 5 miliar dari hasil ternak di dua tempat: Balaraja, Tangerang seluas 7.500 m2 dan Rangkasbitung, Banten, seluas 4 hektar. Untuk mempercepat perkembangan bisnisnya, dia juga mendirikan Kelompok Peternak Saga Makmur diresmikan Wakil Bupati Tangerang H. Rano Karno dan Koperasi Peternak yang diresmikan Menteri Koperasi H. Suryadarma Ali.
Faizal Amry Jalil adalah salah satu pelanggan HSM yang membeli kambing untuk kebutuhan seperti akikah dan Hari Raya Qurban. Saya sudah beberapa kali membeli dari Andri Fajria. Awalnya dia membeli karena tahu dari brosur, tapi kemudian dia selalu membeli di HSM setelah mengetahui kualitas kambingnya.
Bekerja sama dengan PT. Rekayasa Industri, Andri berencana membuka 5 Ha area peternakan di Cibubur, Jakarta Tahun 2009, Andri dkk. juga akan membangun usaha yang mendatangkan nilai tambah, seperti membuat kerajinan kulit, tulang, tanduk dan bulu, serta membuat usaha bakso kambing keliling. Tahun 2010 kami akan dirikan pabrik pengelolahan kambing dan pada 2011 kawasan peternakan kami di Balaraja akan menjadi agrowisata khusus kambing, papar dosen tamu Institut Teknologi Bandung dan Universitas Andalas untuk mata kuliah Kewirausahaan ini.
Afendy Arsyad, Komisaris HSM, menambahkan, Aqiqah Center akan mengelola segala kebutuhan akikah bagi masyarakat Jabotabek Bahkan tak hanya akikah, nantinya diupayakan menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui seluk beluk kambing, bahkan melakukan diversifikasi dengan membuat sosis daging kambing dan restoran dengan masakan berbahan kambing.Kami ingin fokus di sini, ujar mantan Camat Mauk Tangerang ini.
disadur dari majalah SWA edisi 25/XXIV/24 November - 3 Desember 2008

Senin, 02 Mei 2011

KATA-KATA PUJANGGA DAN NENEK MOYANG YANG MASIH DAPAT DIPAKAI DALAM KEHIDUPAN KITA 61-80 (bag. 4)

  1. Jangan karena muka buruk, cermin dipecah.
  2. Kalau kedua orangtua berselisih, anak harus bersikap netral, tidak membela ayah atau ibu.
  3. Kebahagiaan itu bukan terletak pada mengumpulkan harta, tetapi ketakwaan itulah kebahagiaan.
  4. Miskin dan kaya itu laksana tunggangan. Kita tidak mengerti naik yang mana. Kalau kebetulan kita melarat, didalamnya ada suatu hal yang perlu kita perhatikan yaitu SABAR dan kalau kita kaya, didalamnya ada pelajaran bagi kita untuk menjadi PENABUR / DERMAWAN.
  5. Kalau kita merasa tidak baik, kita berharap orang lain menjadi baik atau lebih baik daripada kita.
  6. Di bidang ilmu, baik didunia atau di akherat, kita jangan merasa cukup, dan tanamkanlah rasa kurang tetapi dalam hal kekayaan, apapun yang ada pada kita, tanamkanlah rasa cukup karena dibawah kita masih banyak orang yang tidak punya.
  7. Usahakanlah jika menolong perorangan dengan tangan kananmu, tangan kirimu tidak mengetahui.
  8. INGAT!! Kadang  bahtera itu berbelok arah karena angin.
  9. Kalau angin itu berlainan arah dengan bahtera yang kita naiki, turunkanlah / gulung layar itu, gunakan dayung untuk membantu ke tempat tujuan.
  10. Ombak besar di lautan jelas berbahaya, tetapi kadang menghantarkan kita lebih cepat untuk mencapai tujuan.
  11. Kita tidak usah berani dan takut mati, tetapi MATIITU ADALAH PASTI.
  12. Mati itu laksana pintu, semua orang akan memasukinya.
  13. Berbilang sebab, tetapi mati itu adalah satu.
  14. Orang yang ingat mati bukanlah orang yang bertopang dagu, tetapi adalah orang yang giat beramal.
  15. Ada orang yang berani mati karena takut hidup, tetapi ada orang yang berani mati karena ingin hidup.
  16. Mungkin ada kelebihan seseorang yang tidak ada pada anda, demikian pula sebaliknya.
  17. Kita ambil kelebihan orang lain untuk menambah kekurangan kita dan mungkin orang lainpun akan mengambil kelebihan kita jika ia memang memerlukan tambahan dari kekurangannya.
  18. Jangan menangis diwaktu susah saja, disaat gembirapun perlu mencucurkan air mata karena betapa besar nikmat Allah kepada kita dan betapa besar kekurangan kita didalam melaksanakan kewajiban kepada Allah.
  19. Sukalah berbuat baik kepada semua makhluk karena Allah sudah banyak berbuat baik kepada kita.
  20. Yang fana itu fana, yang kekal itu kekal, apa yang kita punyai bakal hilang, tetapi apa yang dimiliki Allah akan kekal selamanya.