Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Mei 2011

Dari 'The Diary Of DAJJAL' : Investigasi mata satu


Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah Nasib yang pada diri mereka ” (QS 13:11)


Menyelidiki kedatangan Dajjal,Imam Mahdi,Dan Kemunculan Kembali Nabi Isa (A.S). Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad (saw) Dikatakan,
''Aku memperingatkan kalian untuk melawannya (Dajjal) dan tidak ada Nabi yang Memperingatkan Umatnya Untuk Melawan. Tapi Aku akan Mengatakan Sesuatu Yang Belum Pernah Diungkapkan Oleh Nabi Sebelumku.Kalian harus tahu Bahwa Ia Bermata Satu. Dan Allah Tidak Bermata Satu'' (Shaihih Sallahu Alaihi Wassalam).''
Hampir semua kebudayaan sudah meramalkan kedatangan Dajjal.Umat Kristiani Menyebutnya ''Anti-Christ''. Meskipun sebagian besar orang takut dengan Hal Itu,tapi tidak sedikit pula yang sudah mempersiapkan Diri Selama Ribuan Tahun Untuk Mengadakan Acara Penyambutan.Sambil Menggelar Karpet Merah...Atau lebih tepatnya, menggelar karpet catur (Chekered), Dan Rahasia ini akan kami jelaskan pada bab Berikutnya.Tapi Sebenarnya Apakah tanda-tanda Kemunculan Si Mahluk Bermata Satu Itu ?

''Simbol Mata Satu (All-Seeing Eye) (Dajal) Sudah ada sejak ribuan tahun lalu sepertinya contohnya Simbol RA yang terdapat dalam artefak'' Mesir Kuno.Sejak abad pertengahan,Mata satu kini terserap dalam simbol-simbol Freemasonry (Perkumpulan Rahasia) yang digunakan dalam ritual mereka,dan Bahkan Dapat Dijumpai Sekarang Ini ''Mata Uang Satu Dolar''


Jika kita memperhatikan Dengan Jeli gambar mata dolar itu,maka akan tampak mata satu yang berjudul ''Novus Ordo Seclorum'' yang pengertiannya akan dijelaskan pada Bab Selanjutnya.Jika Anda Jeli,Simbol Ini Disekitar Kita seperti Gambar Program Televisi Anak'' Nicklodeon.


Dajjal Merambah Ke Acara Televisi Anak'' yang terkenal Nicklodeon


''Gambar Mata Satu Ini merupakan satu simbol Hieroglyph (aksara Mesir Kuno) yang berarti Dewa Ra/ Ré yang berarti Dewa matahari.Ra merupakan Dewa Tertinggi dalam kebudayaan Mesir Kuno Karena supremasi kekuasaanya meliputi alam semesta. Firaun masa lalu menghiba diri mereka terhadap Ra/Ra-Horakty (tatkala Ra & Horus bersatu atau merupakan satu jiwa).

''Ilustrasi Ra dapat ditemukan dalam Kitab'' Sihir & Pagan pada masa itu,bahkan sekarang pun dapar terlihat jelas dalam penampakan Mata uang dolar AS,simbol keagamaan,dan bahjkan dalam perkumpulan Rahasia Seperti Freemasonry & Illuminati''.

anda-tandanya Tidak hanya terbatas dalam ilustrasi mata satu,Namun juga berupa bangunan Fisik yang dibangun untuk melayani agenda mata satu,Yaitu sebuah tatanan Dunia baru yang lebih dikenal ''NEW WORLD ORDER''.salah satunya adalah menara Babel.


Kisah Menara Babel melambangkan keangkuhan, kesombongan manusia, disebut-sebut dalam Kitab Kejadian, Kitab Suci Perjanjian Lama. Pembangunan menara ini diprakarsai oleh Nimrod, anak cucu Nabi Nuh di zaman Babilon kuno, jauh tahun sebelum zaman Nebuchadnezzar. Orang tua Nimrod adalah Cush, putra Ham.



ONE DOLLAR

Kalau Di Lihat Dengan Kaca akan Tetulis ''OUR DAJJAL''
Our bahasa Ibrani artinya ''tanah'' Jadi tanah DAjjal.

Gambar Dibawah Ini adalah Gedung Parlemen Uni Eropa. Uni Eropa dibangun dengan Azas atau kepentingan yang sama dengan menara babel,Yaitu melayani kepentingan dunia baru (New World Order) dengan Mempersatukan dunia eropa ke dalam satu tujuan dan simbol supremasi Eropa Terhadap Dunia.

EU Parlimant,Eropa

Louvre Museum,France

Bangunan Piramida juga termasuk sebagai bangunan yang digunakan untuk melayani kepentingan sang Anti-Kristus Atau Dajjal. Seperti Piramida Mesir,Giza & Chinchen,Itza yang merupakan produk peradaban bangsa maya di amerika selatan.

Hard Rock Cafe,Kuwait


Kini,Bangunan itu ada dimana-mana untuk membuktikan Dajal berada disekitar kita.




DENGAN Nama Allah Yang maha pengasih lagi Maha Penyayang.

(Iblis) Berkata: ''Ya, Tuhanku ! Oleh karena Engkau Telah Memutuskan Bahwa Aku sesat,Maka aku akan Membujuk mereka yang ada dimuka bumi untuk melakukan Perbuatan Maksiat, dan Menjadikan Mereka Sekutu (Surat Al-Hijr 39)

Kecuali Mereka Beriman Kepadu-Mu dan Mendapatkan Taufik untuk mentaati segala Petunjuk dan Perintah Allah {surat Al-Hijr: 40}

..Dan Sejak Itu Perang Telah Menjadi Bagian Kehidupan Manusia...


Berapa Banyak Orang Yang Disucikan Oleh Keagungan Allah,Dan Berapa Banyak orang yang mengabdikan Hidupnya Untuk menjalankan rencana Dibuat yang Dibuat Oleh Setan ?

Perhatikan Surat Al-Baqarah ayat 102:
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir).
Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya.
Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.

Q.S Al-BAQARAH 102
Pada Tahun 1307, Raja Philippe dari prancis menangkap Mereka Dengan Tuduhan Penyangkal Terhadap Anti-Christ.


Anti- Christ, Melakukan Hubungan Sesama Jenis dan Pemujaan Ilmu Sihir.
ternyata maho

The Dome of the Rock (Arabic: مسجد قبة الصخرة‎, translet nya.: Masjid Qubbat As-Sakhrah,Inggris: Dome of the Rock) adalah tempat suci Islam dan marka tanah utama yang terletak di tengah-tengah di dalam tembok kompleks Al-Haram asy-Syarif, kompleks ini sendiri berada dalam tembok Kota Lama Yerusalem (Yerusalem Timur). Kubah Shakhrah ini selesai didirikan tahun 691,

menjadikannya bangunan Islam tertua yang masih ada di dunia.
Kubah Shakhrah bukanlah sebuah masjid, sebaliknya, merupakan sebuah kompleks yang terdapatnya sebuah batu besar yang dikatakan tempat
Nabi Muhammad berdiri ketika peristiwa Isra dan Mi'raj. Qubbat As-Sakhrah terletak di Baitulmuqaddis di kawasan Al-Haram asy-Syarif. Qubbat As-Sakhrah bukanlah Masjid Al-Aqsa karena Masjid Al-Aqsa terletak tidak jauh daripada bangunan ini. Qubbat Al-Sakhrah seringkali disalahartikan sebagai Masjid Omar yang merupakan tempat Saidina Umar Al-Khatab bershalat ketika tiba di Baitulmuqaddis.
Di Prancis sehingga Banyak dia antaranya melarikan diri keluar dari eropa daratan. Sebagian Dari MEreka Menetap DI Britania Raya Tepatnya Di Skotlandia dan Mendirikan Perkumpulan Rahasia Terkemuka Bernama ''FREEMASONRY''

Raja Philipe menginstrukan para agennya untuk menangkap Templar dan Mengeksekusi pada hari Jumat tepatnya Tanggal 13 Okteober 1307 sehingga dikenal dalam sejarah Eropa sebagai ''Black Friday'' atau Jumat Kelabu.Itulah Mengapa Sebagian Menganggap 13 Adalah Angka Sial dan Menghubungkan Jumat 13 dengan PEristiwa Menakutkan,Seperti Film ''Friday 13th''



Tatanan Dunia Baru



Bahkan mereka sudah melakukannya selama Berabad-Abad dari balik bayang-bayang. Mereka Memprakasai Perang,Perang Besar,Revolusi,Dan Resensi Ekonomi.Mereka Mengontrol Semua Pikiran Kalian Dalam Baca,Mendengar,Dan Lihat.

Dan Dari Politik Baru,Tatanan Ekonomi baru,Dan yang lebih Mengerikan,Agama Baru.

Bukti Dajal Dari Dasar Pembangunan Untuk Pengendalian Menyeluruh.!

~PENDAHULUAN~



sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8089735



Selasa, 26 April 2011

Orang Terkaya ke 3 di Indonesia Walau Hanya Lulusan SD

 http://mansyur7.files.wordpress.com/2010/01/eka-tjipta-widjaja.jpg

Sarjana atau lulusan universitas? Jangan keburu bangga. Sebab, ijasah tinggi bukan jaminan kesuksesan seseorang. Sebaliknya, meski ijasah rendah belum tentu pula jadi kere.
databerita.com

sumber :http://www.i-dus.com/2011/04/orang-terkaya-ke-3-di-indonesia-walau.html

Mau bukti? Eka Tjipta Widjaya, pendiri Sinar Mas Grup, masuk 3 besar orang terkaya Indonesia versi majalah Globe Asia. Kabarnya, total kekayaannya ± USD 3,8 milyar. Tapi siapa sangka, dia hanya lulusan SD.

Inilah kisahnya.
Nama asli Eka Tjipta Widjaya adalah Oei Ek Tjhong. Dia lahir 3 Oktober 1923. Saat kecil, keluarganya hidup dalam kemiskinan. Bersama ibunya, ia pindah ke Makassar pada tahun 1932, ketika usianya 9 tahun.
Tiba di Makassar, Eka kecil – masih dengan nama Oei Ek Tjhong – segera membantu ayahnya yang sudah lebih dulu tiba dan mempunyai toko kecil. Tujuannya jelas, segera mendapatkan 150 dollar, guna dibayarkan kepada rentenir. Dua tahun kemudian, utang terbayar, toko ayahnya maju. Eka pun minta Sekolah. Tapi Eka menolak duduk di kelas satu.
Tamat SD, ia tak bisa melanjutkan sekolahnya karena masalah ekonomi. Ia pun mulai jualan. Ia keliling kota Makassar, menjajakan biskuit dan kembang gula. Hanya dua bulan, ia sudah mengail laba Rp. 20, jumlah yang besar masa itu. Harga beras ketika itu masih 3-4 sen per kilogram. Melihat usahanya berkembang, Eka membeli becak untuk memuat barangnya.
Namun ketika usahanya tumbuh subur, datang Jepang menyerbu Indonesia, termasuk ke Makassar, sehingga usahanya hancur total. Ia menganggur total, tak ada barang impor/ekspor yang bisa dijual. Total laba Rp. 2000 yang ia kumpulkan susah payah selama beberapa tahun, habis dibelanjakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Di tengah harapan yang nyaris putus, Eka mengayuh sepeda bututnya dan keliling Makassar. Sampailah ia ke Paotere (pinggiran Makassar, kini salah satu pangkalan perahu terbesar di luar Jawa). Di situ ia melihat betapa ratusan tentara Jepang sedang mengawasi ratusan tawanan pasukan Belanda.
Tapi bukan tentara Jepang dan Belanda itu yang menarik Eka, melainkan tumpukan terigu, semen, gula, yang masih dalam keadaan baik. Otak bisnis Eka segera berputar. Secepatnya ia kembali ke rumah dan mengadakan persiapan untuk membuka tenda di dekat lokasi itu. Ia merencanakan menjual makanan dan minuman kepada tentara Jepang yang ada di lapangan kerja itu.
Keesokan harinya, masih pukul empat subuh, Eka sudah di Paotere. Ia membawa serta kopi, gula, kaleng bekas minyak tanah yang diisi air, oven kecil berisi arang untuk membuat air panas, cangkir, sendok dan sebagainya. Semula alat itu ia pinjam dari ibunya. Enam ekor ayam ayahnya ikut ia pinjam. Ayam itu dipotong dan dibikin ayam putih gosok garam. Dia juga pinjam satu botol wiskey, satu botol brandy dan satu botol anggur dari teman-temannya.
Jam tujuh pagi ia sudah siap jualan. Benar saja, pukul tujuh, 30 orang Jepang dan tawanan Belanda mulai datang bekerja. Tapi sampai pukul sembilan pagi, tidak ada pengunjung. Eka memutuskan mendekati bos pasukan Jepang. Eka mentraktir si Jepang makan minum di tenda.
Setelah mencicipi seperempat ayam komplit dengan kecap cuka dan bawang putih, minum dua teguk whisky gratis, si Jepang bilang joto. Setelah itu, semua anak buahnya dan tawanan diperbolehkan makan minum di tenda Eka. Tentu saja ia minta izin mengangkat semua barang yang sudah dibuang.
Segera Eka mengerahkan anak-anak sekampung mengangkat barang-barang itu dan membayar mereka 5 – 10 sen. Semua barang diangkat ke rumah dengan becak. Rumah berikut halaman Eka, dan setengah halaman tetangga penuh terisi segala macam barang.
Ia pun bekerja keras memilih apa yang dapat dipakai dan dijual. Terigu misalnya, yang masih baik dipisahkan. Yang sudah keras ditumbuk kembali dan dirawat sampai dapat dipakai lagi. Ia pun belajar bagaimana menjahit karung.
Karena waktu itu keadaan perang, maka suplai bahan bangunan dan barang keperluan sangat kurang. Itu sebabnya semen, terigu, arak Cina dan barang lainnya yang ia peroleh dari puing-puing itu menjadi sangat berharga. Ia mulai menjual terigu.
Semula hanya Rp. 50 per karung, lalu ia menaikkan menjadi Rp. 60, dan akhirnya Rp. 150. Untuk semen, ia mulai jual Rp. 20 per karung, kemudian Rp. 40.

http://us.images.detik.com/content/2006/09/06/4/anak%20eka%20tjipta.jpg
Kala itu ada kontraktor hendak membeli semennya, untuk membuat kuburan orang kaya. Tentu Eka menolak, sebab menurut dia ngapain jual semen ke kontraktor? Maka Eka pun kemudian menjadi kontraktor pembuat kuburan orang kaya.
Ia bayar tukang Rp. 15 per hari ditambah 20 persen saham kosong untuk mengadakan kontrak pembuatan enam kuburan mewah. Ia mulai dengan Rp. 3.500 per kuburan, dan yang terakhir membayar Rp. 6.000. Setelah semen dan besi beton habis, ia berhenti sebagai kontraktor kuburan.
Demikianlah Eka, berhenti sebagai kontraktor kuburan, ia berdagang kopra, dan berlayar berhari-hari ke Selayar (Selatan Sulsel) dan ke sentra-sentra kopra lainnya untuk memperoleh kopra murah.
Eka mereguk laba besar, tetapi mendadak ia nyaris bangkrut karena Jepang mengeluarkan peraturan bahwa jual beli minyak kelapa dikuasai Mitsubishi yang memberi Rp. 1,80 per kaleng. Padahal di pasaran harga per kaleng Rp. 6. Eka rugi besar.
Ia mencari peluang lain. Berdagang gula, lalu teng-teng (makanan khas Makassar dari gula merah dan kacang tanah), wijen, kembang gula. Tapi ketika mulai berkibar, harga gula jatuh, ia rugi besar, modalnya habis lagi, bahkan berutang. Eka harus menjual mobil jip, dua sedan serta menjual perhiasan keluarga termasuk cincin kawin untuk menutup utang dagang.
Tapi Eka berusaha lagi. Dari usaha leveransir dan aneka kebutuhan lainnya. Usahanya juga masih jatuh bangun. Misalnya, ketika sudah berkibar tahun 1950-an, ada Permesta, dan barang dagangannya, terutama kopra habis dijarah oknum-oknum Permesta. Modal dia habis lagi. Namun Eka bangkit lagi, dan berdagang lagi.
Usahanya baru benar-benar melesat dan tak jatuh-jatuh setelah Orde Baru, era yang menurut Eka, "memberi kesejukkan era usaha". Pria bertangan dingin ini mampu membenahi aneka usaha yang tadinya "tak ada apa-apanya" menjadi "ada apa-apanya". Tjiwi Kimia, yang dibangun 1976, dan berproduksi 10.000 ton kertas (1978) dipacu menjadi 600.000 ton sekarang ini.
Tahun 1980-1981 ia membeli perkebunan kelapa sawit seluas 10 ribu hektar di Riau, mesin serta pabrik berkapasitas 60 ribu ton. Perkebunan dan pabrik teh seluas 1.000 hektar berkapasitas 20 ribu ton dibelinya pula.
Tahun 1982, ia membeli Bank Internasional Indonesia. Awalnya BII hanya dua cabang dengan aset Rp. 13 milyar. Setelah dipegang dua belas tahun, BII kini memiliki 40 cabang dan cabang pembantu, dengan aset Rp. 9,2 trilyun. PT Indah Kiat juga dibeli. Produksi awal (1984) hanya 50.000 ton per tahun.
Sepuluh tahun kemudian produksi Indah Kiat menjadi 700.000 ton pulp per tahun, dan 650.000 ton kertas per tahun. Tak sampai di bisnis perbankan, kertas, minyak, Eka juga merancah bisnis real estate. Ia bangun ITC Mangga Dua, ruko, apartemen lengkap dengan pusat perdagangan. Di Roxy ia bangun apartemen Green View, di Kuningan ada Ambassador.
"Saya Sungguh menyadari, saya bisa seperti sekarang karena Tuhan Maha Baik. Saya sangat percaya Tuhan, dan selalu ingin menjadi hamba Nya yang baik," katanya mengomentari semua suksesnya kini. "Kecuali itu, hematlah," tambahnya.
Ia menyarankan, kalau hendak menjadi pengusaha besar, belajarlah mengendalikan uang. Jangan laba hanya Rp. 100, belanjanya Rp. 90. Dan kalau untung Cuma Rp. 200, jangan coba-coba belanja Rp. 210," Waahhh, itu cilaka betul," katanya.
Setelah 58 tahun berbisnis dan bergelar konglomerat, Eka mengatakan, dia pribadi sebenarnya sangat miskin. "Tiap memikirkan utang berikut bunganya yang demikian besar, saya tak berani menggunakan uang sembarangan. Ingin rehat susah, sebab waktu terkuras untuk bisnis. Terasa benar tak ada waktu menggunakan uang pribadi," Eka mengeluh. Hendak makan makanan enak, lanjutya, sulit benar karena makanan enak rata-rata berkolesterol tinggi.
Inilah ironi, kata Eka. Dulu ia susah makan makanan enak karena miskin. Kini ketika sudah "konglomerat" (dengan 70 ribu karyawan dan hampir 200 perusahaan), Eka tetap susah makan enak, karena takut kolestrol. Usia ayah delapan anak kelahiran 3 Oktober 1923 ini sudah hampir 73 tahun. Usia yang menuntutnya menjaga kesehatan secara ketat dan prima.

Senin, 18 April 2011

Belajar Dari Reka-Ulang Keberhasilan Dagang Abdurrahman bin ‘Auf...

  
 
Ketika menonton tayangan sepak bola di televisi kita sering disuguhi tayang ulang dalam bentuk slow motion atau gerak lambat yang menunjukkan bagaimana goal-goal indah itu terjadi. Ketika kita menontonnya langsung, kita hanya tahu suatu goal terjadi – tetapi bagaimana prosesnya sering tidak tertangkap karena biasanya berlangsung dengan sangat cepat. Konon para pelatih sepak bola dan para pemainnya juga menggunakan tayangan gerak lambat ini untuk mempelajari setiap keberhasilan dan juga kegagalan. Untuk keberhasilannya agar bisa diulangi, sedangkan untuk kegagalannya agar bisa dihindari.

Dalam mempelajari sejarah kita juga sering hanya tahu garis besarnya saja, tetapi tidak melihat tahap demi tahapnya sehingga bisa mengambil pelajaran secara maksimal dari sejarah tersebut. Dalam sejarah perjuangan ekonomi Islam misalnya, kita sering membaca kisah Abdurrahman bin ‘Auf yang berhijrah ke Madinah dengan meninggalkan rumah dan hartanya di Mekkah.

Ketika ditawari separuh harta oleh saudara barunya dari kaum Anshor Sa’ad bin ar-Rabi’ dia menolak dan memilih berdagang ke pasar - tanpa modal awalnya. Namun sejarah kemudian mencatat ketika beliau meninggal 32 tahun kemudian ( 32H ), dia meninggal sebagai konglomerat terkaya di negeri Islam saat itu. Warisan yang ditinggalkan kepada setiap seorang istrinya adalah 80,000 Dinar, sedangkan dia memiliki 4 orang istri dan sejumlah anak.

Bila seorang suami meninggal sedangkan dia memiliki anak dan istri, maka warisan seorang istri hanya 1/8 dari harta yang ditinggalkannya. Bila istrinya 4 maka untuk masing-masing istri adalah 1/8 x ¼ atau 1/32 bagian. Karena setiap istri mendapatkan 80,000 Dinar, maka harta yang ditinggalkan Abdurrahman bin ‘Auf saat itu adalah 80,000 x 32 atau 2,560,000 Dinar atau sekitar Rp 4.6 Trilyun untuk nilai Dinar saat ini.

Nah yang ingin kita jadikan pelajaran dalam bentuk gerak lambat atau slow motion-nya kali ini adalah bagaimana kira-kira hitungannya – saya buat reka ulang perhitungannya karena tidak ada dalam buku-buku sejarah – berawal dari keberangkatan Abdurrahman bin ‘Auf ke pasar tanpa modal, dan berakhir dengan warisan 2,560,000 Dinar 32 tahun kemudian.

Untuk membuat reka ulang ini saya gunakan grafik-grafik logaritmik dibawah. Grafik ini menggambarkan persentase dari hasil bersih usaha yang di re-invest setiap minggu. Saya buat pilihan mulai dari 0.1% s/d 1 %. Penjelasannya begini, bila Anda belajar berdagang dengan modal dagang Rp 100, kemudian berhasil menjual Rp 100 plus keuntungan yang wajar misalnya Rp 5 selama satu minggu dengan hasil bersih yang Anda tambahkan kembali ke modal ( setelah dikurangi biaya dan bagian hasil yang Anda konsumsi – misalnya Rp 4) sebesar Rp 1, maka modal dagang Anda awal minggu berikutnya adalah Rp 101 dst. Pada akhir minggu terakhir tahun pertama, modal Anda sudah menjadi Rp 167,-. Ini karena setahun ada 52 minggu plus apa yang disebut efek compound dari hasil yang Anda reinvestasikan kembali setiap minggu.
 
Logaritmic Growing Assets

Dari grafik diatas kita tahu bahwa Anda bisa berdagang nyaris tanpa modal ( anggap saja dengan modal 1 Dinar – supaya hasil perkaliannya tidak nol saja) dan memutar barang dagangan Anda setiap minggu  sebesar modal (plus hasil yang di reinvestasikan untuk modal), kemudian dari hasil perdagangan tersebut Anda investasikan sebesar 0.9% dari modal plus hasil yang Anda putar pada minggu tersebut – maka pada akhir tahun ke 32 dari perdagangan Anda insyaallah Anda akan memiliki warisan yang kurang lebih setara dengan warisannya Abdurrahman bin ‘Auf.

Apa makna dari reka ulang ini sesungguhnya  ?, bahwa keberhasilan perdagangan yang dilakukan oleh Abdurrahman bin ‘Auf adalah sangat masuk akal dan memungkinkan untuk diulangi di jaman ini. Bagaimana konkritnya ?.

Anggap Anda memiliki 1 Dinar sekarang ( kalau belum punya bisa pinjam tanpa beban ke BMT Daarul Muttaqiin !), kemudian Anda gunakan untuk kulakan buah-buahan – maka 1 Dinar tersebut insyaallah sudah menjadi buah yang banyak. Lantas dimana menjualnya kembali ?, inilah perlunya ada pasar semacam Bazaar Madinah – karena bila untuk berjualan Anda harus menyewa tempat yang mahal – maka kecil kemungkinannya Anda bisa berdagang dengan modal 1 Dinar.

Asumsikan Anda berjualan di Bazaar Madinah dengan buah-buahan senilai awal 1 Dinar tersebut diatas. Agar buah cepat laku, Anda tidak perlu mengambil margin keuntungan yang terlalu tinggi,  10 % insyaallah cukup wajar. Dari hasil penjualan ini, Anda berbagi hasil dengan pengelola Bazaar Madinah 60% untuk Anda dan 40 % untuk pengelola (ganti sewa tempat, kebersihan, kemanan dlsb). Maka masih ada hasil bersih 6% untuk Anda.  Dari hasil bersih yang 6 % ini, 5 % Anda konsumsi, untuk biaya transport, infaq dlsb . – dan sisakan 1 % saja untuk di reinvest kedalam modal dagang Anda. Maka memasuki minggu ke 2, modal Anda sudah akan menjadi 1.01 Dinar. Begitu seterusnya sehingga insyaAllah Anda bisa mengikuti jejak keberhasilan Abdurrahman bin ‘Auf di tahun-tahun mendatang.

Semudah inikah ?, oh tentu tidak mudah – namun juga tidak mustahil, istilah ustadz saya untuk ini adalah baina mumkin wal mustahil !. Untuk inilah kita dirikan Al Tijaarah Institute sebagi lembaga pembelajaran bersama, agar terbentuk budaya perdagangan yang adil dan mengembangkan keunggulan pedagang-pedagang nan tangguh dan istiqomah mengikuti aturan syariah.

Ketika orang ingin belajar dari kesuksesan Abdurrahman bin ‘Auf rata-rata yang ingin diikuti adalah bejalar sukses/kaya –nya saja ; padahal ada yang lebih penting lagi untuk ditiru yaitu bagaimana Abdurrahman bin ‘Auf bisa masuk surga. Maka inilah challenge yang sesungguhnya, tidak apa-apa kaya asal tetap bisa masuk surga !.  :)

Di-update pada Kamis, 14 April 2011 08:02

Sabtu, 16 April 2011

Misteri Pembunuhan Enam Ahli Nuklir Muslim

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgH7QlkSDdUOOtQLnP8E7tgHZivJW8PJaW7_8fiLZgd4hwv6oSmnaf-tvHW8h7yH2tcozrZUffiqCwLcog4GoQuXu4YDy222Akg5W6L1J3FmrF0u4yaBbAvMH6QUb4zb4ov3edUqMQxK8s/s320/wanita-misterius.jpg

Dr.Sameera Moussa. Alamogordo, Amerika Serikat, selasa 16 Juli 1945. Waktu menunjuk tepat jam 0.530. Dipagi hari yang indah itu sebuah sejarah diukir di pangkalan udara Alamogordo.Percobaan pelerdakan bom nuklir, dibawah pinpinan J.Robert Oppenheimer, berhasil dengan gemilang. Sorak sorai pun bergemuruh “menyambut” hasil penelitian yang diulakukan di sebuah laboratorium di Los Alamos tersebut.Namun kurang dari sembilan bulan kemudian, tepatnya pad atanggal 6 dn 7 Agustus 1945, hasil perecobaan itu telah merenggut korban pertamanya.Ratusan ribu anak manusia mati dan luka,dan dua kota di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki menjadi rata dengan tanah.

Ternyata “korban” dari Manhattan Project tidak berhenti disini. Dalam rentang waktu empat dasawarsa , dari 1952 sampai 1989, enam doktor Muslim ahli nuklir dibunuh secara misterius. Inilah kisah kematian Dr.SAmirah musa, Dr.Samir Naguib, Dr.Nabil al-Qalini, Dr. Yahya el-Meshad,Dr.Ahmad Nabil dan Dr.Said Sayyid Badir yang penuh misteri.
Sameera Moussa dilahirkan di Gharbia Governorat. Mesir pada tahun 1917. Ibunya meninggal akibat penyakit kanker. Sepeninggal ibunya, ayahnya memutuskan membawa putrinya Sameera pindah ke Kairo. Di kota ini, ayahnya membuka usaha penginapan berupa hotel kecil di wilayah El-Hussein . Atas desakan ayahnya, Sameera menempuh pendidikan sekolah dasar Kaser El-Shok salah satu sekolah tertua di Kairo. Setelah dia menyelesaikan pendidikan dasar ia bergabung dengan Banat El-Ashraf, sebuah sekolah yang dibangun dan dikelola oleh Nabawya Moussa, aktivis politik yang terkenal.

Pada tahun 1939, Sameera Moussa memperoleh gelar B.Sc. bidang radiologi dengan derajat First Class Honours setelah meneliti efek radiasi X-ray pada berbagai material .Karena kepandaiannya, Dr Moustafa Mousharafa, dekan fakultas mengangkatnya menjadi Asisten Profesor.Ia merupakan muslimah pertama yang menduduki posisi tersebut di universitas Kairo dan menjadi muslimah yang pertama pula yang menyabet gelar Ph.D. dalam bidang radiasi atom.

Sameera Moussa menerima beasiswa dari Fullbright Atomic Program untuk berkenalan dengan fasilitas penelitian nuklir modern di Universitas California.Ia diberi izin untuk mengunjungi fasilitas atom rahasia AS. Kunjungan ke faslitas nuklir tersebut menyulut perdebatan keras di kalangan akademik Amerika Serikat .Sameera adalah orang “asing” pertama yang memiliki akses ke fasilitas rahasia tersebut.
Dia menolak beberapa tawaran untuk tinggal di Amerika Serikat dan akan diberikan Amerika kewarganegaraan. Ia mengatakan “Mesir, tanah air sayangku, sedang menunggu saya “.

San Fransisco ,California ,Jum’at 16 Agustus 1952.Pagi itu Dr. Sameera Mousa, wanita ahli nuklir jebolan Universitas Kairo Mesir yang sedang melakukan riset di Pusat Reaktor Nuklir San Fransisco menerima undangan yang diantar oleh seorang kurir.Tanpa perasaan curiga sedikitpun, muslimah pertama yang ahli di bidang fisika nuklir ini berangkat ke kantornya naik mobil yang dikendarai si kurir tersebut.Ketika mobil yang dinaiki doctor ini melewati jalan yang menanjak dan ketika meluncur turun, sikurir tiba-tiba membuka pintu mobil dan meloncat keluar.Sementara mobil yang dikendarai Dr. Sameera Moussa meluncur kencang tidak terkendali dan menabrak sebuah trailer yang tiba-tiba muncul di depan.Tanpa ampun mobil Dr.Sameera Moussa melesat kedalam jurang sedalam 54 meter dan doktor nuklir pertama muslimah itu tewas seketika.

Spekulasi berkembang, pembunuhan Dr.Sameera Moussa diskenario dinas inteljen Israel .Operasi inteljen khas mossad meghabisi ilmuwan-ilmuwan muslin yang dianggap membahayakan Israel.

Dr.Sameer Naguib (Diburu Trailer)

Kematian Dr. Samirah Musa yang diwarnai misteri membuat pemerintah Mesir berhati-hati mengiirm putera-putera terbaiknya belajar ke Amerika Serikat. Pada Wktu itu belum banyak anak-anak muda berbakat yang menggeluti bidang yang berkaitan dengan fisika nuklir.Pada awal tahun enam puluhan Universitas Kairo kembali mengajukan putera terbaiknya, Dr.Sameer Nagubi ,untuk melanjutkan studi mengenai nuklir di Amerika Serikat.

Sameer Naguib menyabet gelar doktor d bidang yang digelutinya dan menunjukkan kemampuan ilmiah yang menonjol .Bukan luar biasa ketika Universitas Detroit membutuhkan associate professor di bidang fisika, dialah yang terpilih di antara dua ratus pelamar dari berbagai bangsa. Segera pula penelitian yang ia lakukan mengundang perhatian banyak pihak.Ia lalu mendapat banyak tawaran ,dengan imbalan materi yang tinggi untuk mengembangkan hasil-hasil penelitian.

Berbagai tawaran menarik tidak membuat Dr. Sameer Naguib tergiur.Sebulan setelah Mesir kalah da;am Perang Juni 1967,ia memesan tiket pesawat menuju Kairo pada tanggal 13 Agustus 1967.Merasakan getirnya kekalahan yang diderita negerinya dan bangsanya dalam prang tersebut,ia merasa terpanggil untuk segera pulang ke Mesir.Begitu ia menyatakan maksudnya untuk”pulang kampung”,berbagai pihak di Amerika serikat dan beberapa negara barat “merayu” Dr.Sameer Naguib untuk tidak pulang.Namun ia telah mengambil sikap bulat,ia akan tetap “pulang kampung”untuk mendarmabaktikan diri pada negeri dan bangsanya.

Sabtu 13 Agustus 1967,Dr. Sameer Naguib bersiap-siap menuju andara Detroit.

Segera setelah semuanya beres, iapun mengemudikan mobilnya menuju bandara dengan perasaan gembira. Tidak lama lagi ia akan bertemu kembali dengan tanah kelahiaran dan keluarganya yang lama ia tinggalkan.Ketika mobil Dr.Sameer Naguib memasuki high-way ,tiba-tiba sebuah trailer memburu mobil yang sedang dikendarainya. Semula Dr.Sameer mengira trailer tersebut tidak mengejarnya. Namun trailer itu semakin kencang jalannya, Dr.Sameer pun menggerakkan mobilnya ke pinggir. Triler itu tetap memburunya dan mempercepat jalannya. Dr.Sameer Naguib berusaha keras menghindar.Tetapi ia terlambat. Tidak lama kemudian trailer itu benar-benar menabrak dan mencabik-cabik mobil doktor muda tersebut beserta isianya Dr.Sameer naguib pun tewas seketika.Kembali dunia Islam kehilangan seoarang ahli nuklirnya dan Universitas Kairo sekali lagi mengibarkan bendera hitam setengah tiang.

sumber :http://haxims.blogspot.com/2011/04/misteri-pembunuhan-enam-ahli-nuklir.html